Lokakarya Audit Mutu Internal

 

Setelah sebelumnya mengadakan Penyegaran Sistem Penjaminan Mutu Internal, Pusat Penjaminan Mutu Universitas Mercu Buana melanjutkan rangkaian acara dengan agenda kegiatan, Lokakarya Audit Mutu Internal yang bertempat di C.203 Kampus Meruya. Acara yang diadakan pada tanggal 26 – 27 Februari 2020 ini dihadiri oleh 50 peserta dari yang terdiri dari Dosen dan Tenaga Pendidik yang berada di lingkungan Universitas Mercu Buana. 

Acara Lokakarya Audit Mutu Internal ini memiliki tujuan untuk membekali, meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi para Auditor dan Calon Auditor tentang perencanaan, proses, dan pelaporan Audit Mutu Internal. Acara yang berlangsung selama 2 hari ini juga terdapat sesi sharing knowledge bagi auditor senior dan auditor muda. Sehingga calon auditor dapat memahami best practice yang dapat diaplikasikan ketika sedang merencanakan dan melakukan audit yang baik dan benar. 

Dengan adanya acara ini, Pusat Penjaminan Mutu Universitas Mercu Buana berharap agar auditor – auditor yang berada di Universitas Mercu Buana dapat melaksanakan proses audit yang berkualitas dimana hal tersebut dapat mendorong peningkatan mutu di lingkungan Universitas Mercu Buana. Selain itu Pusat Penjaminan Mutu juga berharap agar auditor dapat melakukan audit yang handal serta dapat menyajikan laporan yang berkualitas, selain itu mereka juga diharapkan dapat memotret kesesuaian penyelenggaraan pendidikan dengan standar yang telah ditetapkan yang pada akhirnya Universitas Mercu Buana terbiasa untuk perbaikan yang berkelanjutan.

 

 

Penyegaran Sistem Penjaminan Mutu Internal

Pusat Penjaminan Mutu Universitas Mercu Buana mengadakan “Penyegaran Sistem Penjaminan Mutu Internal” bagi Gugus Mutu Direktorat dan Gugus Mutu Fakultas di lingkungan Universitas Mercu Buana pada hari Senin (24/02/2020) yang bertempat di Ruang C.203 Kampus Meruya Universitas Mercu Buana.

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Ngadino Surip, MS. Dalam sambutannya beliau mengharapkan agar kita sebagai Gugus Mutu dapat menjalankan SPMI dengan baik di tingkat Direktorat, Fakultas maupun Universitas. Selain itu beliau juga menuturkan tentang bagaimana kita harus memiliki prinsip dalam bekerja, yaitu Jujur, Ikhlas, Kerja keras, Kerja Cerdas dan Kerja Tuntas.

Sesuai dengan judul acara, kegiatan rutin tahunan ini bertujuan untuk memberikan bekal dan pemahaman lebih tentang kegiatan penjaminan mutu, serta me-refresh kembali materi yang pernah didapatkan oleh Gugus Mutu tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal yang dilaksanakan di Universitas Mercu Buana.

Adapun pembicara pada acara ini diisi oleh fasilitator-fasilitator yang telah lama berkecimpung dalam dunia SPMI Universitas Mercu Buana, selain itu mereka juga memiliki pengalaman dalam mengasuh Perguruan Tinggi lain (PT ASUH) yang diadakan oleh Kemenristekdikti.

“Dalam acara ini, kami akan menghadirkan pembicara yang mumpuni dalam bidang penjaminan mutu diantaranya adalah Fasilitator Nasional, Fasilitator Wilayah dan sebagian besar sudah memiliki pengalaman lebih dari 3 Tahun dalam kegiatan Program Asuh PT Unggul yang diadakan oleh Kemenristekdikti”, Sambut Kepala Pusat Penjaminan Mutu, Sri Hesti, S.I.kom., M.I.Kom.

Materi yang disampaikan mulai dari Kebijakan Nasional SPM Dikti, SPMI, SPME sampai dengan SN Dikti. Selain itu para peserta juga mendapatkan bekal untuk menyusun dokumen – dokumen SPMI yang akan mereka gunakan dalam kegiatan sehari – hari di unit masing – masing. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilaksanakan, karena kegiatan ini dapat menambah wawasan serta kemampuan kita dalam memahami kegiatan penjaminan mutu di unit kami khususnya dan universitas mercu buana pada umumnya. Dengan adanya kegiatan seperti ini saya yakin budaya mutu akan tetap terjaga di Universitas Mercu Buana”, tutur salah satu peserta kegiatan.

Kunjungan dan Penandatanganan MoA antara IIB Darmajaya dan Universitas Mercu Buana

Jakarta – Pada hari Kamis 3 Oktober 2019, Universitas Mercu Buana mendapat kunjungan dari Intitut Informatika dan Bisnis Darmajaya, dimana kunjungan ini bertujuan untuk menindaklanjuti MoA yang akan di lakukan oleh IIB Darmajaya dan Universitas Mercu Buana.

 

Studi Banding Penjaminan Mutu ke Universitas Islam Indonesia

Dalam rangka meningkatkan mutu dari Universitas Mercu Buana, Pusat Penjaminan Mutu Universitas Mercu Buana mendapatkan kesempatan untuk melakukan studi banding ke Universitas Islam Indonesia pada hari Kamis, 25 Juli 2019. Bertempat di Ruang Sidang VIP, Lantai 3 Gedung GBPH. Prabuningrat Universitas Islam Indonesia.

Rombongan Universitas Mercu Buana disambut hangat oleh Wakil Rektor Bidang Networking dan Kewirausahaan Ir. Wiryono Raharjo, M.Arch., Ph.D beserta jajaran BPM UII yang terdiri dari Kepala Badan Penjaminan Mutu, Kepala Bidang Pengendali Sistem Mutu, Kepala Bidang Audit Mutu Internal dan Kepala Bidang Analis Data.

Dalam kunjungan ini, Kepala Pusat Penjaminan Mutu UMB, Dr. Eliyani mengungkapkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk belajar banyak dari UII yang sudah terlebih dahulu berkembang dalam bidang Sistem Penjaminan Mutu Internal. Selain itu UMB juga ingin belajar tentang proses Akreditasi Internasional yang sudah dimiliki oleh UII.

Banyak ilmu yang didapat dari studi banding ini, selain tentang Penjaminan Mutu dan Akreditasi Internasional, Kepala Badan Penjaminan Mutu, Kariyam, S.Si., M.Si. juga membagikan tentang gambaran standar yang dimiliki oleh UII. Dimana standar tersebut memiliki ciri khas yang unik dengan jumlah 99 standar yang dinamakan dengan MERCY OF GOD (Manegerial, Education, Research, Community, Standar Dakwah Islamiyah, Output, Feedback, Governance, Outcome, Stakeholder). Disamping itu beliau juga menuturkan bahwa dalam BPM UII memiliki nilai dasar dalam mengaplikasikan standar tersebut. “Ada dua nilai yang menjadi dasar bagi Badan Penjaminan Mutu di UII, yakni nilai pengabdian (Ibadah) dan nilai keunggulan (ekselensi),” Pungkasnya.

Dalam melakukan kunjungan Studi Banding ini, selain mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat bagi pengembangan Penjaminan Mutu, Rombongan Universitas Mercu Buana juga diajak untuk berkeliling dan melihat Candi yang terletak di area Universitas Islam Indonesia. 

 

Workshop Risk Management Awareness

Pusat Penjaminan Mutu Universitas Mercu Buana mengadakan Workshop Risk Management Awareness. Workshop yang diisi oleh Dr. Rahmat

Read More

Kunjungan Politeknik Manufaktur ASTRA

Rombongan dari Polman Astra yang di pimpin oleh Bapak Tony Harley Silalahi selaku direktur dari Polman Astra melakukan kunjungan ke Universitas Mercu Buana pada tanggal 09 Januari 2019 yang bertempat di Ruang Rapat Rektorat. Kunjungan ini memiliki tujuan untuk melakukan studi banding tentang SPMI, mempelajari bagaimana SPMI di UMB dan belajar bagaimana UMB bisa mendapatkan Akreditasi A. Beliau menyatakan bahwa benchmark ke universitas yang baik sangat diperlukan sebagai contoh untuk dapat membuat universitas yang dipimpinnya dapat mengikuti jejak universitas mercu buana menjadi universitas yang unggul di indonesia.

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi oleh setiap perguruan tinggi secara otonom atau mandiri untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Ir. Eliyani Selaku kepala Pusat PJM Universitas Mercu Buana menitik beratkan kepada pentingnya budaya mutu di lingkungan Universitas karena dengan adanya budaya mutu yang kuat maka dapat dipastikan kita dapat menjalankan Akreditasi institusi dengan baik pula. Universitas Mercu Buana merupakan universitas yang memegang teguh terhadap budaya mutu yang terjaga di lingkungan universitas. Dalam penerapannya, Pusat Penjaminan Mutu UMB berupaya untuk menanamkan hal tersebut dari bawah sampai tingkat atas.

Selain itu juga hadir Bapak Agus Arijanto, SE., MM wakil kepala PJM juga menambahkan tentang bagaimana universitas perlu untuk memperhatikan peningkatan siklus yang ada pada SPMI, menjaga SPMI, karena apabila tim pelaksana dapat menguasai dengan baik maka akreditasi dapat kita selesaikan dengan baik pula. “Dengan adanya Siklus SPMI yang baik, kita harus memperhatikan PPEPP dalam melakukan kegiatan Mutu, Jika semua itu sudak kita lakukan dengan baik, maka kita tidak perlu takut dalam menghadapi Akreditasi. Karena kita sudah melakukannya dengan baik mulai dari awal sampai akhir.” Sambutnya.

Dalam kunjungan ini memberikan kesan yang baik bagi polman Astra, mereka terkesan dengan hospitality yang diberikan oleh pihak universitas mercu buana. “Saya terkesan dengan pelayanan yang diberikan oleh Universitas Mercu buana, mulai dari security yang ramah dan membantu, serta hospitalitu yang ditunjukkan oleh staf di lingkungan universitas. Hal tersebut sudah menunjukkan bahwa budaya mutu yang baik telah terbentuk di universitas mercu buana”. Sambut Tony Harley Silalahi.

Dari pertemuan tersebut maka dapat diambil kesimpulan jika bahwasannya kita sudah menerapkan budaya mutu yang baik dari tingkat bawah sampai tingkat atas maka hal tersebut akan menjadi habit atau kebiasaan, yang dapat membantu kita untuk menjadi universitas yang unggul dan bermutu.

Kunjungan Universitas Bhayangkara Raya

Kamis, 9 Januari 2019, Universitas Bhayangkara Raya melakukan kunjungan ke PJM Universitas Mercu Buana untuk melakukan studi banding guna berbagi pengalaman dan best practice dalam meningkatkan SPMI di universitasnya. “Dengan adanya kunjungan ini, Universitas Bhayangkara berharap bisa mendapatkan ilmu dan best practice dari PJM Universitas Mercu Buana untuk menyongsong Akreditasi BAN PT yang lebih baik dimasa depan”. Tutur Sugeng Suroso selaku Pelaksana Harian Kepala LPM Universitas Bhayangkara. Tidak dapat dipungkiri dengan hadirnya SPMI yang berkualitas di sebuah Universitas maka akan dapat mendorong Universitas tersebut meraih mutu yang lebih baik dalam pelaksanaannya.

Selain membahas tentang fungsi utama SPMI, Dr. Ir. Eliyani selaku kepala pusat PJM UMB juga menambahkan betapa pentingnya SPMI Universitas didukung oleh berbagai pihak yang memiliki komitmen tinggi dalam membangun budaya mutu, salah satunya adalah Gugus Mutu Fakultas. “Universitas Mercu Buana dalam melakukan kegiatannya, didukung oleh Gugus Mutu Fakultas yang memiliki tugas utama dalam menyebarkan dan membangun budaya mutu di lingkungan fakultas dan universitas. Selain itu dengan hadirnya Gugus Mutu Fakultas kita sangat terbantu dalam melakukan monitoring dan evaluasi dokumen – dokumen yang ada pada Fakultas sehingga kedepannya langkah Auditor dan Auditee menjadi semakin tertata”.

Hal tersebut diperkuat oleh Agus Arijanto, MM selaku Wakil kepala pusat PJM UMB tentang pilar – pilar SPMI yang ada di Universitas Mercu Buana, selain Gugus Mutu Fakultas, UMB juga mempersiapkan Fasilitator dan Auditor. “Kami juga memiliki Fasilitator – fasilitator Mutu yang dapat mengawal perkembangan Kegiatan Mutu di lingkungan universitas Mercu Buana. Selain itu kami juga giat dalam mengadakan workshop serta pelatihan untuk meningkatkan dan mengupdate kemampuan dari auditor – auditor internal kami. sehingga nantinya mereka ini dapat menjadi agent of change, yang dapat membawa budaya mutu kearah yang lebih baik kedepannya”.

Dengan adanya pertemuan yang singkat ini, PJM Universitas Mercu Buana dan LPM dari Universitas Bhayangkara Raya dapat mengambil kseimpulan dimana banyak yang harus dipersiapkan dari awal dengan sungguh – sungguh, sehingga kedepannya dapat menghadapi akreditasi dengan baik dan lancar. “Kami bersyukur dapat menggali tentang SPMI serta harus menggali lebih dalam dan lebih awal dalam mempersiapkan akreditasi”. Sambut Sugeng Suroso dalam kegiatan tersebut.